Empat Masalah Ketika Upgrade WordPres 2.8
Jun 13th, 2009 | | Referensi, Tips dan Tutorial
WordPress 2.8 yang di rilis pada tanggal 10 Juni 2009 lalu menawarkan ratusan bug fix, kecepatan yang lebih baik, halaman widgets yang baru, file editor (theme & plugin editor) dengan syntax highlighter, pintasan otomatis ke halaman dokumentasi semua fungsi bawaan WordPress yang digunakan pada file tersebut dan banyak lagi.
Biarpun biasanya proses upgrade WordPress akan berjalan normal, berikut ini empat jenis permasalahan yang dapat terjadi beserta solusinya.
1. Setelah proses update selesai, yang kita dapatkan hanyalah pesan “Briefly unavailable for scheduled maintenance. Check back in a minute”.
Saat mengupdate WordPress otomatis, the engine menambahkan satu file .maintenance di dalam root folder. Ketika proses upgrade selesai, WordPress akan menghapus file tersebut. Akan tetapi ketika proses upgrade tidak berjalan dengan benar, file ini tertinggal disana.
Solusinya kita harus menghapus file .maintenance tersebut. Dengan asumsi proses upgrade tidak berlangsung sempurna, mungkin kita terpaksa harus mengulangi proses upgradenya sekali lagi.
2. Blank/White Screen of Death.
Terkadang halaman putih bersih ini kita dapatkan baik di halaman depan dan di halaman admin, tapi terkadang hanya ketika kita mencoba masuk ke halaman admin saja. Biasanya masalah ini terjadi ketika ada plugin yang tidak kompatible dengan WordPress 2.8, karena itulah sebaiknya kita mendeactivate semua plugin terlebih dahulu sebelum mengupgrade blog WordPress kita.
Untuk mengatasinya, coba rename folder plugins menjadi plugins-old atau apapun, dan buat folder kosong baru bernama plugins. Setelah kita bisa masuk ke halaman Admin, coba pindahkan satu persatu plugins yang ada dari folder plugins-old ke folder plugin. Setiap kali memindahkan sebuah plugins, cek apakah kita masih bisa mengakses halaman Admin. Kalau bisa, berarti plugin itu tidak bermasalah dengan WordPress 2.8, sedangkan jika sebaliknya, berarti kita tidak bisa menggunakan plugins itu di WordPress 2.8. In my case, I found that plugin Adsense Integrator is the one that raise the problem.
Sebagai bahan perbandingan, coba lihat halaman Plugins Compatibility untuk WordPress 2.8, terutama lihat bagian Conflicting WordPress Plugins dan Non-working WordPress Plugins, or Has Issues.
3. “Fatal error: Call to undefined function is_site_admin() in /home/namadomain/public_html/wp-content/plugins/nofollow-links-in-posts/nofollow-links-in-posts.php on line 148″.
Dari pesan kesalahan diatas kita tahu bahwa kemungkinan besar plugin nofollow-links-in-posts tersebut menjadi tidak kompatibel dengan WordPress 2.8. Solusinya sederhana, cukup hapus atau rename folder dari plugin tersebut.
4. “Warning: Cannot modify header information – headers already sent by (output started at /home/username/public_html/wp-content/themes/inspiration/functions.php:30) in /home/username/public_html/wp-includes/pluggable.php on line 865″.
Masalah ini sangat biasa terjadi, tidak hanya ketika kita melakukan upgrade WordPress saja, terjadi karena adanya empty string/blank lines setelah tag ?> berakhir.
Edit file yang disebutkan pada pesan error tersebut, pada contoh ini file functions.php dari theme inspiration, pindahkan kursor tepat setelah tag ?> terakhir dan tekan tombol delete untuk beberapa saat, dan save.
Untuk memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan pada proses upgrade otomatis WordPress, usahakan untuk membackup terlebih dahulu database blog kita menggunakan plugin wp-db-backup atau plugin backup lainnya, dan matikan semua plugins.
[via appfair.com]
Itâs A Spermâs World: Human Porn 003
Skippy and Garry watch Human Porn for the first time. … xxx “comedy central” “adult swim” comedy “sperm comedy” “sperm show” funny porno porn sexy “hot action” animation “sperm animation” “funny shit” hilarious “reverse cowgirl” “human porn” “Jeff LaPensee” “Shane Blades”…
Halaman Kosong Ketika Menyimpan Postingan
Jun 8th, 2009 | | Plugins
Kali ini aku mengdapatkan halaman kosong ketika menyimpan postingan, baik itu postingan baru ataupun postingan lama. Yup, halaman kosong, white/blank page, ini selalu aku dapatkan, capek deh
Kecurigaan pertama pastilah memory yang dibutuhkan oleh plugin yang jalan ketika sebuah postingan itu disimpan tidak cukup, tapi plugin yang mana? hihihi…
Aku memang kebetulan sedang utak-atik plugin pingcrawl dari Eli dan Josh, tapi udah di edit dikit nyesuaian sama kebutuhanku, jadi kecurigaan pertama ya plugin ini, soalnya jelas banget plugin ini butuh memory gede buat ambil data Google blog search, ngecek hasil pencariannya dan melakukan ping ke masing-masing blog yang ditemukan.
Anehnya, biarpun plugin pingcrawl sudah dimatikan, blank page itu masih tetap ada hiks… Ok, lanjuttt
Tersangka no 2 adalah plugin Caffeinated Content, tapi kandas karena plugin ini tidak jalan ketika sebuah postingan di simpan.
Lanjut ke tersangka no 3, plugin Google XML Sitemap Generator, and voila! We got the winner hihihi…
Dihalaman setting plugin XML Sitemap Generator disitu ada tulisan merah kalau terakhir kali plugin ini mencoba membuat sitemap gagal karena memory yang dibutuhkan tidak cukup, tuh kan beneeeeer
Kalau gitu, cukup kita ubah setting XML Sitemap agar selalu jalan di belakang layar atau kita naikin memory yg dibutuhkan. Aku coba untuk mengubah settingnya jadi selalu jalan di belakang, dan ternyata halaman putih blank page itu tidak muncul lagi ketika aku menyimpan postingan, jadi problem solve *joged2*

Mematikan Pesan Error WordPress
May 8th, 2009 | | Uncategorized
Untuk mematikan pesan error WordPress agar tidak lagi muncul/kelihatan di blog kita, edit file wp-config.php, dan tambahkan kode berikut ini tepat setelah kode <?php
error_reporting(0); @ini_set('display_errors', 0);
Yup, itu aja
WordPress RSS Feed Error
Apr 2nd, 2009 | | Plugins
Ini benar-benar masalah yang sempat bikin aku pusing, menyebalkan dah pokoknya.
Jadi ceritanya gini, sewaktu ngecek backlink di www.blogoriffic.com, aku baru tahu kalau rss feed situsku itu error, pesan errornya itu seperti ini:
XML Parsing Error: XML or text declaration not at start of entity
Location: http://blogkuyeee.com/feed/
Line Number 2, Column 1:
^
Setelah di cek, ternyata feednya memang error, baik di FeedBurner FeedMedic, Firefox, dan Google Chrome. Feednya cuma bisa dibaca sama Internet Explorer! Buset dah, biasanya yang namanya error itu munculnya di IE, eh ini malah sebaliknya hihihi…
Tanya Google, dia bilang masalah ini muncul karena data xml-nya dimulai dari baris kedua, sedangkan seharusnya dimulai dari baris pertama.
Solusi dari masalah ini menurut feedvalidator.org, kita harus membuang semua kelebihan spasi/baris kosong sebelum dan sesudah kode <?php ?> di semua file core WordPress, terutama wp-rss2.php, wp-atom.php, wp-config.php, dan file functions.php di WordPress Theme yang kita pakai. Tidak lupa mematikan semua plugin yang kita pakai dan menghidupkannya lagi satu persatu untuk menemukan biang kerok dari masalah ini.
Waww, solusinya sederhana banget kan, tapi apa enggak capek tuh? Pasti capek banget dah, aku udah hampir putus asa aja
Untung akhirnya aku menemukan plugin Fix RSS Feed *hasil dari tidak mau menerima kenyataan kalau harus memperbaiki secara manual hihihihi…* yang bisa mengecek semua file akan keberadaan kelebihan baris kosong dan otomatis membuangnya. Nyamm…
Terima kasih banget buat flyaga yang sudah bikin plugin penyelamat hidup ini, xie xie hihihi…
Menyembunyikan Kategori Dari Daftar Artikel Terbaru
Mar 14th, 2009 | | Referensi, Themes, Tips dan Tutorial
Kebetulan lagi ada proyek yang mengharuskan aku menyembunyikan artikel terbaru dalam kategori Blog dari daftar artikel terbaru yang muncul di sidebar.
Jadi cuma ada link ke kategori blog di menunya, tapi artikel-artikel dalam kategori blog itu sendiri tidak boleh muncul dalam daftar artikel terbaru di halaman utama karena akan membingungkan pengunjung.
Akhirnya kode template yang ada di sidebar.php yang awalnya menggunakan template tag wp_get_archives buat nampilin artikel terbaru aku ganti dengan kode manual seperti ini:
1 2 3 4 5 6 | <ul id="recent" class="tabcontent">
<?php query_posts('cat=-133&showposts=10'); ?>
<?php while (have_posts()) : the_post(); ?>
<li><a href="<?php the_permalink() ?>"><?php the_title(); ?></a></li>
<?php endwhile;?>
</ul> |
Sedikit lebih panjang, tapi ga masalah, yang penting tujuan awalnya bisa tercapai
Powered by OilGasGlossary.com




































